Kesibukan
Sepertinya akhir-akhir ini aku lebih sering memikirkan pernikahan untuk diriku
kalo kata orang gimana mau menikah
pacaran saja tidak , punya teman dekat juga tidak
Lalu akan dapat pacar darimana??
Tentu saja aku tidak bisa menjawab, karena hal tersebut adalah rahasia Allah
Ada juga yang mengatakan aku terlalu picky dalam memilih. Selalu pemilih dan susah jatuh cinta.
Sebenarnya aku juga ingin menikah Tahun ini. Di tahun 2025 saat umurku 29 tahun
Lalu nanti umur 30 tahun aku sudah mengandung dan punya anak
itulah doa yang selalu ku panjatkan kepada Allah
Dari segala kata-kata orang kepada diriku perihal jodoh
aku mulai bertanya-tanya dan meragu pada diriku sendiri
apa iya aku terlalu pemilih?
apa iya aku harus pacaran?
apa iya aku harus lebih agresif?
apa iya aku harus mengungkapkan perasaan lebih dulu?
apa iya semua kesalahan oleh karena itu belum menikah?
Dan aku mulai terus menerus menyalahkan diriku sendiri
Namun kesedihan tak kunjung selesai
Jika aku terus menerus menyalahkan diriku
aku mulai bangkit
Dan bertanya lagi pada diriku
Ada berapa banyak rezeki dan kenikmatan yanh Allah berikan kepadaku??
Ada berapa banyak hal-hal yang baik dalam hidupku dan semua di berikan jalan kemudahan?
Lalu aku berfilkir sebaiknya aku menyibukan dirimu sendiri
Dibanding aku terus menyalahkan segala hal dan diriku
Mungkin aku belum terlalu sibuk sehingga pikiran itu terus menghantuiku
Terus membuatku merasa kecewa
Dan ada sebuah cerita nabi yang terus menerus di berikan ujian tapi selalu mengingat Allah
Mungkin keterlambatan ku ini adalah cara Allah agar aku memperbaiki diri
Komentar
Posting Komentar