Dia datang lagi

Setelah melepaskan rasa suka ku padanya

Anehnya dia tiba-tiba mengajak mu berbicara

Dan pembicaraan ini terasa lebih dalam

Pembicaaran ini terasa lebih hangat

Selama 3 bulan kepindahan ku dia tidak pernah benar-benar mengajaku berbicara

Dia tidak benar-benar mengajakku berdiskusi

Dia hanya memperhatikan dari jauh

Dia hanya melihat dari Jauh

Namun tiba-tiba hari ini dia bercerita

Tentang masa kuliahnya, tentang pekerjaanya, tentang sesuatu yang dia suka dan sesuatu yang dia tidak suka

Dia bercerita tentang wisatanya, Dia bercerita tentang pengalamannya

Dia bercerita tentang pilihannya yang tidak pacaran

Apakah aku salah mendengar?

Atau salah berharap?

Mengapa begitu aneh cerita ini

Terdengar seperti sebuah Pendekatan diri

Anehnya aku cemburu berhari-hari kepadanya karena ku dengar dia memiliki calon pacar atau calon istri

sudah ku pasang niat tidak mau mengajaknya ngomong

Sudah ku pasang niat untuk biasa saja kepadanya

Namun dia meruntuhkan semuanya

Mungkin ini juga sebuah kebodohan ku

Yang berharap bahwa dia juga menyukaiku

Sebenarnya harapanku adalah di sukai duluan atau di ajak ke sebuah hubungan serius contohnya seperti pernikahan

Namun aku sadar harapan tidak bertuan

Harapan-harapanku bersamanya tidak kunjung tiba

Maka dari itu aku melepaskannya

Melepasanya perasaan ku padanya

Mengikhlaskan dia bersama siapapun

Walaupun dalam hatiku berdoa kepada

Allah agar dia tidak jatuh cinta dulu kepada siapapun, dan agar dia bisa memandangku dengan hati tulisnya

Agar dia juga memperhatikan ku dengan cinta

Ah tapi sudahlah

Harapanku tidak bertuan

Maka jika harapan ini ku ingin dari dirinya

Aku harus bersabar

Karena boleh jadi sakit saja yang akan ku terima

Kecewa saja kan ku dapati

Komentar

Postingan Populer