Berusaha

Seperti pada zaman dahulu
Ada wanita juga yang berusaha untuk mendapatkan seseorang
Aku sedang melihat satu orang
Yang ku lihat sebagai kriteria lelaki yang aku inginkan

Menurutku dia ganteng lalu punya tubuh yang bagus atau sehat secara fisik
Lalu dia juga cerdas
Dan memiliki pekerjaan 
Dan dia bisa berbaur dengan orang lain

Selain itu aku juga memandangnya sebagai calon suami yang setia
Dan calon ayah yang baik untuk anak-anak ku kelak
Aku memandangnya dengan sempurna
Dan jujur aku menginginkan nya

Namun apakah aku harus maju duluan?
Di usia yang ke 28 tahun ini
Aku sudah menyandang gelar
Perawan tua bagi masyarakat di sekitar
Wanita yang sudah cukup umur
Namun belum menikah

Dan ada banyak pandangan aneh terhadap diriku
Yaitu aku sok alim, aku tidak pacaran
Aku terlalu pemilih
Aku terlalu kaku dan sok suci
Aku terlalu lebay dan sok baik

Namun sebenarnya kata-kata tersebut tidak terlalu aneh bagiku
Tentu saja aku mau menjadi normal
Namun normal zaman kini bukanlah diriku

Aku menyukai diriku dan semua tentang nya
Aku menyukai keputusan ku untuk tidak pacaran dan menjaga diri
Aku menyukai prinsip ku untuk membahagiakan orangtua dan orang sekitar ku
Aku menyukai diriku yang ambisius terhadap mimpiku

Hidup normal seperti orang-orang inginkan 
Ternyata hanyalah kemalangan
Karena aku tentu saja memiliki jalan hidup ku sendiri
Tentu saja aku memiliki takdir ku sendiri

Entah itu adalah hal yang baik atau tidak
Dan kembali lagi pada permasalahan
Aku sedang melihat prospek yang bagus
Pada seseorang, lalu apakah aku harus maju duluan?
Atau aku hanya menunggu hingga dia melihatku?

Padahal dalam pikiran ku
Kita tidak mungkin bertemu
Dan dia tidak mungkin melihatku
Karena aku memiliki banyak kekurangan
Sedangkan dia memiliki banyak kelebihan 

Komentar

Postingan Populer