Membangun Batasan diri
Hidup manusia tentu saja berbeda-beda
Ada yang kaya dan miskin
Ada yang sehat dan sakit
Ada yang sedang bahagia ada yang sedih
Begitupun perjalanan hidup tentu sangat panjang dan berbagai macam cerita akan terjadi
Kehidupan ada tiga
Yaitu masa lalu, masa sekarang dan masa depan
Menjadi manusia adalah hal kompleks yang terus menerus akan di pelajari dan di perbaiki
Terkadang ada perbuatan-perbuatan salah manusia yang terlihat dan tersebar oleh manusia lain
Lalu ada yang mulai membicarannya
Bisa baik, bisa buruk
Namun penting sebagai manusia dan pribadi untuk menentukan batasan atas perbuatan orang lain
Misalkan ada seseorang yang berkata-kata jelek kepada kita seperti kamu kan sudab tua, kenapa belum juga menikah, atau belum juga mendapatkan momongan
Tetu saja ada banyak hal yang bisa terjadi
Oleh karena itu, kita boleh menerima atau mencuekan omongan orang lain
Karena jika kita menerima maka itu adalah hak pribadi masing-masing
Jika kita sakit hati karena hal itu, karena kitalah gerbang utama yang membiarkan orang lain menyakiti kita
Padah sudah jelas kita semua manusia mau hidup baik dan indah tanpa ada rasa benci dan tersakiti
Mulai lah membangun tembok batasan terhadap perbuatan orang lain
Boleh di saring jika hal tersebut baik dan bermanfaat
Namun jika tidak, iya tidak mengapa jangan di ambil
Walaupun terkadang susah karena semua manusia tentu saling komentar sana sini
Saling beradu argumen
Namun jika kita tidak mengizinkan orang lain menyakiti kita
Dengan tidak mengizinkan orang lain mengomentari kita
Ku rasa kita akan bisa berkembang
Menjadi lebih baik
Karena sejatinya kitalah pembuka gerbang tembok batasan tersebut
Apakah di beri izin untuk masuk atau tidak
Oleh karena itu perhatika cara bicara, kontek kita akan mengarah kemana
Komentar
Posting Komentar