Telat Menikah
Kata orang umurku ini adalah umur telat menikah
Bukan 25 tapi 26 tahun menuju 27 tahun
Di bulan juli ini umurku akan 27 tahun
Ada banyak yang mencerca bahwa aku pemilih, picky, dan ribet
Padahal aku sendiri sedang menikmati hidupku
Aku tidak lagi berpusing-pusing ria memikirkan siapakah yang akan menjadi pendamping hidupku kelak
Karena menurut manusia umurku telat
Namun sebenarnya aku sedang mencapai banyak hal
Yaitu aku mencapai gelar sarjanaku (S1)
Aku memiliki pengalaman kerja yang luar biasa
Aku bertemu banyak orang dengan kepribadian yang berbeda dan aku bisa berteman dengan banyak orang
Aku bisa membeli perabotan rumah yang aku inginkan
Aku bisa mulai menabung uang penghasilan ku
Membeli hp yang aku inginkan
Membeli motor yang aku inginkan
Aku juga bisa puas traveling bersama teman-teman
Aku masih bisa nongkrong kesana kesini dengan teman-teman ku
Menghabiskan waktu ku dengan sahabatku
Mendapatkan sahabat yang selalu ada
Berdamai dengan masa lalu yang menurutku kelam
Lalu menciptakan versi terbaik diri sendiri
Dan aku mulai mendapatkan endors di media sosial tiktok ku
Dan yang paling aku banggakan kepada diriku sendiri adalah mampu sedekah yang banyak. Mau memberikan sesuatu kepada orang lain yang membutuhkan.
Bisa berbagi kebaikan kepada sesama
Hasil yang aku dapatkan bukan untuk diri sendiri
Namun semua yang berada di dekatku sudah ku bahagiakan
Dan yang paling ku syukuri adalah aku bisa kembali rukun dengan mamak+abah
Semua itu adalah hal yang sudah kucapai di umur menuju 27 tahun ini
Sebenarnya ada banyak yang sudah ku capai
Dan aku bahagia
Waktu menuju 27 tahun yg Allah berikan aku manfaatkan sebaik mungkin
Alhamdulilah
Terimkasih ya Allah
Setelah semua kenikmatan tiara tara yang Allah berikan
Apakah aku harus terus meratapi nasib karena belum menikah??
Tentu saja tidak
Aku sangat bersyukur karena Allah menciptakan Aku sebagai hambanya yang sangat bisa berubah menjafi versi terbaik
Dan tentu saja aku yakin dan percaya pada waktunya aku akan bertemu dengan pasangan yang Allah janjikan di
Al-Quran.
Komentar
Posting Komentar