Bangun Tidur (Part 1)
Aku bangun tidur dan kunsadari bahwa aku di bumi
Sebuah planet yang berisikan serangkaian ujian kehidupan
Tentu saja kehidupan ini hanya fatamorgana
Lalu mengapa aku begitu bergesa-gesa
Mengatur semua sedemikian rupa
Agar lebih baik
Aku sadar aku tidak lagi berkompetisi dengan orang lain
Aku berkompetisi dengan diriku
Karena bagiku berkompetisi dengan orang lain sungguh melelahkan
Kau harus di uji dan di nilai sesuai mau mereka
Kan membuat sebal
Perlahan aku menarik diri dari peradapan
Mulai berfikir ulang tentang kehidupan
Oh astaga aku sudag 26 tahun
Kehidupan ku seperti roalles coaater
Sungguh tidak terduga
Ada banyak hal yang mengejutkan
Dan aku senang berpetualang
Aku merasaka berbagai sensai kehidupan
Ada kala bahagiaa dengan hal-hal sederhana
Ada kala aku sedih terpukul akan kenyataan yg tidaj sesuai dengan khyalanku
Ada juga aku menderita karena ujian-ujian kehidupan ku
Astaga ternyata kehidupan ku sungguh menyenagkan
Aku menikmati setiap hembusan nafas
Dalam setiap balut kepiluan dan kenestapan hidup
Lalu aku berfikir lagi
Orang-orang sudah mulai berlari mengejar masing-masing mimpi mereka
Astaga aku lupa tidak lagi mau mengurus orang lain
Yah tapi kadang-kadang aku juga mengurus mereka
Bayangkan saja aku tinggal di bumi yang luas ini
Ada banyak sekali manusia dalam versi terbaik mereka yang terlihat di media sosial
Lalu mereka menangis setiap malam
Melepaskan setiap penat kelukaan mereka
Iya aku disini lagi
Sedang berfikir
Ingin sekali meninggal dalam keadaan khusnul khotimah
Aduuuh fikiran sering random
Tapi itu berarti aku sebagai manusia selalu terkoneksi dengan penciptanya yaitu Allah
Aku bekerja selama 3 atau bisa di bilang memasukai tahun ke 4
Jika orang lain bertanya
"Kau sudah beli apa saja"
Oh aku mulai bingung
Komentar
Posting Komentar